Daerah  

Warga Parapat Minta DLH Percepat Kontrak Petugas Kebersihan

BacariaNews

Bacaria.id, Parapat – Berakhirnya kontrak kerja petugas kebersihan di Parapat pada tanggal 31 Desember 2023 menyebabkan sampah menumpuk dan berserakan di Kota Parapat.

Namun, setelah 2 minggu berakhir kontrak kerja, hingga saat ini belum ada tanda tanda petugas kebersihan akan kembali ke Parapat. Salah seorang warga Parapat, M. Simanjuntak (55) sangat menyayangkan sistem kontrak kerja petugas kebersihan di Parapat yang tidak transparan karena masa kerja mereka tidak pernah genap 1 tahun, dan hanya sampai tanggal 31 Desember tiap tahunnya.

“Kenapa petugas kebersihan di Parapat tiap tahun masa kerjanya habis pada tanggal 31 Desember, gak pernah genap 1 tahun, padahal tanggal 1 Januari sampah sudah berserak karena tidak ada lagi petugas, sedangkan awal tahun itu masih ramai pengunjung di Parapat,” keluh Simanjuntak, Kamis (11/01/2024).

Simanjuntak juga meminta Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar transparan dalam proses dan sistem pengadaan petugas kebersihan di Parapat.

“Kita warga Parapat meminta agar pemerintah mempercepat proses tender pengadaan petugas kalau masih ada anggarannya, dan kita juga minta agar diberitahukan sebenarnya gimana sistem kerja mereka, per tahun sejak mulai kerja atau perbulan?,” tanya Simanjuntak yang juga bekerja sebagai praktisi Pariwisata ini.

Bukan tanpa sebab warga menanyakan sistem kerja mitra kebersihan itu, pasalnya, selama 3 x dalam 3 tahun mitra kebersihan di Parapat, semua mulai bekerja pada bulan Februari atau Maret sedangkan habis kontrak tanggal 31 Desember.

“Wajar kita pertanyakan sekarang, karena kalau kontrak itu dihitung setahun padahal hanya kerja 10 bulan, kita patut duga ada korupsi, sedangkan kalau kontrak perbulan, kenapa harus selesai Desember, apakah tidal bisa diperpanjang sampai akhir Januari,” ucapnya.

Disebutkan, dengan makin banyaknya sampah, maka Parapat sebagai gerbang masuk Destinasi Pariwisata Danau Toba akan semakin tercoreng dan kumuh di mata wisatawan.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Daniel Silalahi saat dikonfirmasi wartawan, belum memberikan jawaban saat ditanya kapan masuk, bagaimana sistem dan masa kerja mitra kebersihan itu di Parapat.

“Bapak datang ke kantor pak, supaya langsung bicara, bawa id bapak ya,” jawab Daniel singkat dalam chat Whatsappnya kepada awak media.

Penulis: F Ndraha Editor: Redaksi