Daerah  

Selama Nataru, Volume Kendaraan Meningkat, ASDP Lakukan Penambahan Jadwal Kapal

BacariaNews

Bacaria.id, Toba – Peningkatan volume jumlah kendaraan di Pelabuhan Ajibata – Ambarita yang di Kelola PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) cabang Danau Toba tidak mengalami kepadatan signifikan dan tidak terjadi antrian di luar Pelabuhan.

Situasi ini setelah dilakukan penambahan jadwal kapal sampai pukul 23.30 Wib, mulai tanggal 22 Desember 2023 dan berlangsung selama Libur Natal dan Tahun Baru (2023-2024).

Hal ini di sampaikan GM PT. ASDP Cab. Danau Toba Heru Wahyono kepada wartawan di Ajibata, bahwa situasi kedatangan pemudik ke Pelabuhan Ajibata dan Ambarita hingga saat ini termasuk lancar.

“Tidak ada antrian kendaraan diluar pelabuhan, kendaraan yang berada diareal parkir pelabuhan menunggu waktu untuk masuk ke kapal sesuai dengan jam pemesanan masuk ke pelabuhan,” ujar Heru, Rabu (27/12/2023).

Menurut Heru penambahan jadwal dilakukan secara situasional artinya menyesuaikan dengan demand (permintaan – red) dari para pengguna jasa penyeberangan.

“Jadwal sudah dilakukan penambahan dengan memantau situasi melalui sistem dan dilapangan, sampai dengan saat ini sudah ada penambahan jam operasional kapal sampai jam 23.30 Wib secara situasional,” lanjut Heru.

Di beberkan Heru pergerakan kapal Ajibata – Ambarita sejak libur Nataru, pada tanggal 22 & 25 Desember kapal beroperasi sebanyak 24 trip dan pada tanggal 23, 24 & 26 kapal beroperasi sebanyak 28 trip.

Sebelumnya pihak PT ASDP Cab Danau Toba diungkapkan Heru Wahyono telah menyiapkan tiga skenario untuk mengantisipasi lonjakan penyeberangan saat libur Natal 2023 dan Tahun baru 2024.

“Jika kondisi operasi berjalan normal maka pola pengoperasian kapal akan dilakukan sesuai jadwal, Jika kondisi operasi padat, maka akan dilakukan opsi penambahan jadwal kapal setelah berkoodinasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, sedangkan bila operasi sangat padat, maka pola yang diterapkan adalah percepatan layanan bongkar muat kapal (port time) dan mempercepat waktu berlayar Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ihan Batak dan KMP Pora-Pora dan akan beroperasi hingga dini hari,” ungkap Heru Wahyono.

Selain itu, pihaknya selalu mengoptimalkan kesiapan sarana prasarana penyeberangan dan pelabuhan demi menunjang kelancaran dan ketertiban layanan pengguna jasa, termasuk pelayanan prima oleh para crew dan pegawai.

Heru juga terus menekankan pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui website www.trip ferizy.com.

“Jangan lupa saat membeli tiket via online, pastikan pengguna jasa mengisi daftar penumpang dalam kendaraan secara tepat dan lengkap, termasuk data kendaraannya untuk manifest, dimana terdapat hak asuransi setiap penumpang dan juga memperlancar proses perjalanan pengguna jasa,” pungkasnya.

Sedangkan dihimbau kepada pengguna jasa yang telah membeli tiket agar mengatur waktu tiba di pelabuhan keberangkatan 1 jam sebelum kapal berlayar.