Daerah  

Gedung Pusat UMKM dan Oleh-oleh Batang Kondisinya Memprihatinkan

BacariaNews

Bacaria.id, Batang – Melihat kondisi Batang Teras Pandawa (BTP) sekarang ini kondisinya merana, Pusat UMKM dan oleh-oleh Kabupaten Batang yang dulu pembangunannya menghabiskan dana APBD senilai Rp 5,9 miliar itu terlihat memprihatinkan.

Selain tampak tak terurus, dengan ditumbuhi banyak rerumputan dan ilalang liar, ternyata fasilitas air bersih hingga aliran listrik Teras Pandawa Batang itu kini sudah dicabut oleh pihak penyedia jasa.

Seperti diungkapkan Direktur teknik Perumda air minum Sendang Kamulyan Batang, Mulyono, bahwa pihaknya telah mencabut pasokan aliran air bersih BTP, karena pihak pengelola BTP diduga tidak membayarkan kewajibannya selama dua bulan.

“Ya sudah kami cabut. Karena muncul tunggakan pembayaran air sebesar Rp6.168.636, yang belum dibayarkan oleh pihak pengelola BTP selama dua bulan,” ungkap Mulyono, pada Jum,at ( 20/10 )

Dikonfirmasi terpisah, Manager PT. PLN (Persero) ULP Batang, Muhamad Alwi Sofian mengungkapkan, bahwa pihaknya pun telah mengambil sikap tegas dengan melakukan pemutusan jaringan listrik sementara pada area BTP.

“Kami melakukan pemutusan sementara jaringan listrik di BTP itu. Karena memang pihak pengelola BTP selama ini menggunakan pasca bayar (meteran biasa). Dan berdasarkan catatan kami, ada tunggakan senilai Rp 4 juta yang belum dibayarkan. Namun kalau mereka (pengelola) mengurusnya, akan kami sambungkan lagi,” ungkap Alwi.