Daerah  

Bawaslu Pertanyakan Logistik Pemilu Sekepulauan Nias Dititip di Rumah Warga

BacariaNews

Bacaria.id, Gunungsitoli – Kedatangan Logistik Pemilu di Kepulauan Nias (4 Kabupaten dan 1 Kotamadya) mengundang pertanyaan dari berbagai pihak, terutama dari pihak Bawaslu Kota Gunungsitoli yang mendapat informasi dari Kepolisian atas kedatangan Logistik tersebut untuk Kepulauan Nias.

Pertanyaan dan kecurigaan ini dilontarkan Nur Alia Lase M.Pd, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (Kordiv P3S) Bawaslu Kota Gunungsitoli kepada awak media, karena pembongkaran Logistik itu bukan ditempat yang seyogianya di Gudang Logistik Pemilu.

“Awalny ada informasi dari pihak Kepolisian menyampaikan ada logistik Pemilu salah sasaran / lokasi dan kita bersama TNI/Polri, KPU langsung melakukan pengecekan, dan benar adanya diketahui sejumlah kardus berisi logistik Pemilu sedang ditumpuk di salah satu rumah warga Desa Saewe, Kecamatan Gunungsitoli dari mobil ekspedisi,” ungkap Nur Alia Lase, Sabtu (30/12/2023) malam.

Menurut Nur, pihak ekspedisi harus bertanggungjawab atas kelalaian dalam melaksanakan pesta demokrasi dimana harusnya logistik itu dikawal oleh pihak kepolisian dengan koordinasi kepada KPU.

“Pihak ekspedisi dan KPU harus bertanggungjawab dalam pendistribusian logistik dan patut diduga ini kelalaian terhadap pesta demokrasi karena tidak dilakukan sesuai aturan perundang undangan yaitu langsung mendistribusikan ke gudang logistik Pemilu,” ujar Nur Alia.

Dia mengatakan, “Bagaimana kalau ada yang merusak atau sabotase terhadap logistik itu, andaikan tidak dilihat oleh pihak penyelenggara dan Kepolisian apa yang terjadi ?,” tanya Nur.

Selain itu, Nur menyayangkan tidak adanya monitor dan koordinasi dari ekspedisi kepada KPU atau sebaliknya.

“Masa tidak ada koordinasi dan tidak tau logistik datang, dari Sibolga dan sudah sampai ke Gunungsitoli,” ujar Nur heran.

Setelah turun lokasi dan melakukan pengawasn, Nur menyarankan untuk logistik Kota Gunungsitoli tetap di distribusikan malam ini ke gudang resmi KPU.

Sedangkan Ketua KPU Gunungsitoli Cardinal Mendrofa dan pemilik Ekspedisi Ilham saat dikonfirmasi terkait peristiwa itu, namun masih belum memberikan tanggapan hingga berita ini masuk ke meja redaksi.