Aplikasi Mata Sinoni Dinkes Pemalang, Layanan Informasi Tenaga Kesehatan

BacariaNews

Bacaria.id, Pemalang – Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pelayanan Informasi Publik, terutama di bidang tenaga kesehatan (Nakes).

Guna meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Pemalang, berbagai issue permasalahan terkait peningkatan pembangunan di bidang kesehatan seperti : pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, ketersediaan obat dan perbekalan, distribusi pemenuhan SDM kesehatan, anggaran untuk penyelenggaraan peningkatan kompetensi tenaga Nakes dan pelayanan perijinan tenaga kesehatan.

Dari issue tersebut pelayanan perizinan tenaga kesehatan menjadi pilihan yang dilakukan melalui sebuah aksi perubahan untuk peningkatan kinerja organisasi yang di wujudkan dalam sebuah Aplikasi Mata Sinoni oleh Listyo Pratomo, SKM, MM Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, pada saat mengikuti pendidikan dan Pelatihan Kepimpinan Administrator Angkatan ke- IX Pola kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 beberapa waktu lalu di Semarang.

Manfaat Aplikasi Mata Sinoni itu sendiri dalam rangka percepatan akurasi Pelayanan publik pada era digitalisasi guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam melayani kepada masyarakat, khususnya pada tenaga kesehatan.

Hal ini disampaikan Listyo Pratomo saat dihubungi awak media lewat sambungan handphonenya pada Minggu (17/12/2023).

Dalam era digital ini sangat bagus bagi pemerintah untuk monitoring layanan masyarakat agar lebih cepat dijawab khususnya untuk kalangan tenaga kesehatan,” ujar Listyo.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan dengan adanya Aplikasi MATA SINONI, maka permasalahan tenaga kesehatan khususnya informasi tentang perizinan dapat lebih cepat diketahui dan di antisipasi dengan tepat waktu.

Semua tenaga kesehatan dapat cepat mengakses informasi tentang perizinan yang dimiliki dan masa berakhirnya perizinan melalui aplikasi ini, karena pada era digitalisasi kalau tidak cepat di respon maka ketertinggalan jauh akan lebih di rasakan ” tutur Listyo kepada wartawan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dokter Yulies Nuraya, lewat sambungan teleponnya mengatakan, dirinya selaku Kadis Kesehatan mengapresiasi dan memberikan support aksi perubahan ini untuk memanfatkan era digitalisasi ini untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja organisasi dalam melayani masyarakat, khususnya pada para tenaga kesehatan.

“Kita tahu telah berkomitmen untuk melayani masyarakat dan berjanji untuk mengabdi kepada masyarakat namun bukan semata mata anggaran untuk meningkatkan pelayanan kita,” tegasnya.