Daerah  

Warga Protes, Rehabilitasi Gedung SDN 071193 Sifaoroasi Huruna Asal Jadi

BacariaNews

Bacaria.id, Nias Selatan – Pembangunan dan rehabilitasi gedung SD Negeri 071193 Sifaoroasi – Huruna patut dipertanyakan. Pasalnya, pembangunan dan rehabilitasi sekolah negeri tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) 2023, hampir seluruh Tokoh masyarakat dan pemuda setempat mengklaim bahwasanya pembangunan rehabilitasi gedung sekolah tersebut sangat buruk dan tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat sifaoroasi dan sekitarnya alias dikerjakan serampangan.

Berdasarkan keterangan warga sekitar ketika awak media ini meninjau sekaligus mau mengkonfirmasi ke pihak kontraktor dilokasi pekerjaan, warga, tokoh masyarakat, pemuda dan Kepala Desa Setempat sangat menyayangkan dan mengklaim pekerjaan tersebut dilakukan serampangan dan asal jadi saja tanpa memperhatikan kualitas selayaknya.

Ketika awak media ini menjumpai pihak terkait dilapangan, salah satupun diantaranya tidak berada dilokasi hanya pekerja harian biasa yang berada di lokasi seperti dibiarkan begitu saja.

Masyarakat setempat menyampaikan kekecewaannya atas pengerjaan yang serampangan terjadi di wilayah mereka apalagi pada fasilitas sekolah.

“Dulu ada pembangunan di sini hanya kisaran 400 juta mampu membangun 2 roombel sementara yang sekarang ini dana hampir 1 milyar hanya dipergunakan untuk rehab dan mck saja, gimana sih pemerintah ini bekerja,” ungkap warga dengan nada kesal.

Masih ditempat yang sama, Kamirudin Halawa menjelaskan kepada awak media ini terkait hal hal yang janggal dalam pengerjaan tersebut. Dirinya mengatakan sambil menunjukkan bahwa kusen-kusen sudah tidak layak pakai, sudah lapuk, rapuh, dan bolong-bolong dimakan hama.

“Apakah kayu-kayu ini layak dipakai?, kita lihat sendiri banyak sambungan kayu yang tidak kokoh, kita juga lihat seng yang sudah diganti, seng yang lama masih layak, kuat dan tahan sedangkan yang baru dipasang ini sepertinya hanya 0,25 mm, bila kita lipat saja sudah hancur, ini sangat tidak mengenakan kami masyarakat Sifaoroasi Huruna,” ucap Kamirudin yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat juga menambahkan akan melakukan hal-hal yang diluar dugaan jika hal ini tidak ditanggapi oleh kontraktor/pelaksana dan pemerintah melalui Dinas Pendidikan Nias Selatan.

Ditempat terpisah, awak media ini langsung menjumpai Kepala Desa Setempat, Kades Sifaoroasi Elkrisman Halawa menerangkan bahwa dirinya selaku Kepala Desa sudah 2 kali menyampaikan hal berupa teguran kepada kontraktor dan inilah yang ketiga kali nantinya akan disampaikan lagi terkait hal pekerjaan yang sepertinya dilakukan asal jadi dan serampangan.

“Saya selaku Kepala Desa tidak bisa mengintervensi warga saya jika tidak terima/protes atas pekerjaan kontraktor yang asal jadi, artinya sampai saat ini kami kecewa dengan kontraktor atau perusahaan CV.ASWAN atas pekerjaan disekolah SD Negeri No. 071193 Sifaoroasi Huruna.,” jelas Kades.

Berdasarkan tianjauan awak media Bacaria.id bahwa pekerjaan yang sumber dananya dari Dana Alokasi Khusus diperuntukan untuk pembangunan dan rehabilitasi gedung Sekolah SD Negeri No. 071193 yang sudah mulai rapuh dan rentan dengan kondisi kerusakan. Kemudian dengan adanya perhatian pemerintah pusat melalui DAK maka harapan masyarakat agar dana tersebut dipergunakan sebaik mungkin supaya kedepan bangunan yang sudah dianggarkan itu bertahan lama, bukan malah mengurangi dari pada spesifikasi yang sudah ditentukan.