Masyarakat Minta Pihak Pertamina Tegas dalam Pengawasan SPBU

BacariaNews

Bacaria.id, Tapteng – Kejadian mobil yang melakukan praktek curang di SPBU di Tapteng menjadi sorotan di masyarakat. Sejumlah komentar dan tanggapan muncul terkait seringnya pelaku pelaku ilegal minyak yang sangat bebas bersaksi di sejumlah SPBU.

Ironisnya, para oknum petugas SPBU juga di duga terlibat dalam praktek permainan minyak ini. Sebut saja yang terjadi beberapa hari lalu, di salah satu SPBU di Tapteng Sabtu lalu.

Saat itu, Pria yang mengaku penanggungjawab kejadian apapun di SPBU ini menyatakan kalau pengisian berulang ulang mobil mobil tertentu dengan BBM Subsidi sudah biasa terjadi di lakukan.

“Disini sudah biasa itu bang, jadi saling mengerti saja lah,” ucap pria ini.
Dirinya tak menepis kalau ada titipan titipan dari beberapa oknum aparat yang ikut andil bermain minyak subsidi di lokasinya.

“Kek yang tadi Abang lihat itu, itukan mobil nya aparat juga bang, jadi gimana lah bagus nya,” ucap pria kurus ini pada Awak media yang memergoki sebuah pickup mengisi BBM jenis Bio solar dua kali pada Sabtu (11/05/2024).

Di peroleh informasi juga, mobil pickup yang di jadikan pengangkut BBM Subsidi ini di bongkar di Daerah Pondok Batu Kecamatan Sarudik.

“Kalau mereka itu ke pondok batunya bongkarnya,” ujar salah satu sopir di lokasi.

Warga yang di lokasi SPBU ini, yakni Kartoni Situmeang juga turut menyesalkan tindakan para oknum SPBU ini dan menyatakan seharusnya pihak Pertamina bisa melakukan monitoring dan pembinaan untuk para petugas ini.

“Seharusnya Pertamina harus turun melakukan monitoring kegiatan kegiatan seperti ini. Ini sudah pandangan umum sehari hari, ada sejumlah truk , mobil pickup dan belum lagi mobil mobil jenis kijang mengisi BBM Solar di sini kadang 3 sampe 4 kali sehari,” ucap Kartono.

Salah satu supir Dam truk Nainggolan saat di ikut antri juga bercerita bahwa mereka kerap kali tidak kebagian BBM Subsidi untuk mereka sebab habis pada tengah hari.

“Saya juga kaget beberapa hari lalu, pas saya bermuatan sawit hendak ke Sibabangun mau mengisi Solar, kata petugasnya sudah Habis. Padahal kalau gak salah saya itu masih jam 2 siang, solar subsidi sudah kosong. Dan itu sangat merugikan kita, padahal kita baru mau niat isi, ternyata sudah habis. Sedangkan truk kosong ada yang sudah tiga kali bolak balik isi Minyak dari SPBU ini,” ucap Nainggolan sopir truk sawit, pada Senin (13/05/2024).

Dirinya juga mengharapkan agar Pihak Pertamina memberi sangsi pada oknum petugas SPBU ini yang ikut bermain dengan para mafia minyak ini.

“Maunya Pertamina beri sangsi lah para petugas ini, karena mereka dengan sengaja membiarkan mobil mobil itu bolak balik ngisi minyak, tanpa di tanya lagi berapa sebenarnya kapasitas tanki sebuah mobil pickup,” ujar Nainggolan.