Kunker Jokowi, Untuk Penanganan Perbaikan Jalan Rusak di Labura dan Labuhan Batu 

BacariaNews
Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (istimewa)

bacaria.id, Aek Kanopan – Dari mulai pendaratan di Alun – Alun Kota Aek Kanopan, Rabu (17/5) sekira pukul 08.20 Wib, dengan Helikopter Kepresidenan, kedatangan Presiden RI Ir Joko Widodo bersama rombongan, Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimulyo, bersama rombongan Forkopimda Sumatera Utara dan tiga Kabupaten (Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan), disambut gemuruh teriakan kegembiraan (Haru) masyarakat setempat.

Berbagai wajah memandang kedatangan orang nomor 1 di Indonesia itu, dengan berbagai ekspresi seakan akan tak percaya, yang selama ini hanya jauh dipandang mata, datang ke kampung halamannya.

Mengawali perjalanan kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi jalan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang sempat viral di media sosial, Jokowi bersama rombongan, dengan mobil yang dikawal ketat oleh pasukan pengamanan Presiden, dan lapisan unsur TNI-POLRI, melalui Jalan Lintas Sumatera, Aek Kanopan.

Menurut informasi, perjalanan Jokowi sesuai dengan jadwal kunjungan yang telah ditetapkan, Rute perjalanan kunjungan kerja Jokowi pertama di Simpang Tanjung pasir Desa Tanjung Pasir, Desa Sialang Taji, Desa Pulo Gambut, Desa Sukarame Baru, Desa Sonomartani Dusun Karya Sari (Parit Alam), 300 meter jalan rusak berlobang.

Rute kedua kunjungan Jokowi, dari Desa Binjai, langsung bertolak ke Pancasila, Desa Apung, Desa Teluk Pulai Dalam, Desa Pulai Luar, Desa Air Hitam, terakhir di Pangkal Leidong.

Setiba di lokasi Dusun Pulo Gambut Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, mobil yang membawa Jokowi terperosok. Melihat kondisi jalan yang cukup parah, Jokowi turun dari mobil dengan pengawalan Paspampres (pasukan pengamanan presiden) didampingi Sekretaris Negara dan Menteri PUPR serta Bupati Labuhanbatu Utara Hendrik Sitorus dan sejumlah OPD jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Bersama rombongan, Jokowi mendekati dan menyapa masyarakat. Disini, Jokowi mendengarkan keluh kesah warga yang mengatakan soal tanggul sungai Kualuh yang rusak dan tidak ada perbaikan.

“Pak tanggul sungai Kualuh tolong diperbaiki. Tanggul jebol, jadi banjir,”kata warga kepada Jokowi.

Usai berinteraksi dengan masyarakat dan mendengar keluh kesah warga sambil membagi bingkisan, Jokowi melakukan peninjauan di sepanjang jalan Desa tersebut. Karena kondisi jalan cukup parah, perjalanan Jokowi dan rombongan ke Desa Sonomartani akhirnya dibatalkan, dan berbalik arah kembali ke kota Aek Kanopan.

Diakui Jokowi, informasi adanya jalan rusak di Kabupaten Labuhanbatu Utara, dari media sosial.

“Jadi saya tau tentang jalan rusak ini dari media sosial, IG, dan Twiter, serta langsung dari Pemerintah setempat”, ujar Jokowi ketika berada di Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Rabu (17/5). Sembari mengatakan, jika tidak ada halangan, bulan Juli 2023 akan dilakukan perbaikan jalan tersebut.

Jokowi dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Selesai sidak jalan, beserta rombongan, Jokowi berkunjung ke SMK Negeri 1 Pembangunan Pertanian (PP) di Sawah Lebar, Desa Sidua-dua, Kecamatan Kualuh.

Di SMK Negeri I PP, Jokowi melihat kondisi bangunan sekolah, pembibitan sawit, dan peternakan kambing.

Penanganan Ruas Jalan 

Jalan nasional di Provinsi Sumatra Utara panjangnya 2.600 kilometer, yang kondisinya rusak kira-kira 260 km. Jalan provinsi yang panjangnya 3.005 km, terdapat 340 km yang perlu perbaikan.

“Lalu, jalan kabupaten yang panjangnya 33.000 km, sekitar 13.000 km di antaranya juga dalam kondisi rusak. Salah satunya, yang saya susuri langsung hari ini, yaitu ruas jalan Gunting Saga di Kabupaten Labuhanbatu Utara,” Ungkap Jokowi

Sebagaimana di Lampung atau Jambi yang sudah di tinjau langsung beberapa hari lalu. Pemerintah pusat juga akan memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di Sumatra Utara. Perbaikannya akan dibagi dengan pemerintah daerah sesuai dengan penanggung jawab masing-masing ruas jalan. Ada yang diambil alih oleh pusat, yaitu yang kira-kira provinsi, kabupaten atau kota tidak mampu kerjakan sendiri.

Pemerintah akan memperbaiki jalan sesuai dengan skala prioritasnya. Jalan produksi dan jalan logistik yang rusak berat akan menjadi prioritas utama.

Informasi kembali diperoleh, usulan penanganan ruas jalan daerah Provinsi Sumatera Utara, berdasarkan Inpres Nomor 3 Tahun 2023, Tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas jalan daerah, ada 3 (tiga) wilayah ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan.

Tiga wilayah tersebut antara lain, Kabupaten Labuhanbatu Utara ada 2 wilayah, dan Kabupaten Labuhan Batu ada 1 ruas jalan.

Untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara, ruas jalan Kabupaten dari Gunting Saga – Teluk Binjai. Panjang penanganan 5 km dengan taksiran biaya Rp.30 Milyar. Kemudian ruas jalan Teluk Binjai – Tanjung Leidong, sepanjang 3 km, dengan taksiran biaya Rp.30 Milyar.

Sedangkan di Kabupaten Labuhan Batu, penanganan ruas jalan Sei Rakyat – Sei Berombang. Panjang penanganan jalan 7 km, dengan taksiran anggaran Rp.54 Milyar.

Ketiga ruas jalan tersebut, menurut data usulan penanganan ruas jalan daerah Provinsi Sumatera Utara, potensi kawasan daerah tersebut didukung untuk peningkatan aksebilitas sentra produksi pertanian dan perkebunan terhadap pusat kegiatan masyarakat.

Penulis: Meso GuloEditor: Ricky Faerdinal