Daerah  

Berkah Universary 2 Tahun, PDSI Santuni Anak Yatim – Piatu

BacariaNews

bacaria.id, Madina – Persatuan Driver Seluruh Indonesia (PDSI) meriahkan Anniversery ke 2 (dua) tahun di Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 1444 H, Selasa. (25/04/2023), dengan menggelar bakti sosial.

Acara tersebut langsung dibuka oleh Ketua DPD PDSI Sumatera Utara, Bongsu Akhiruddin Nasution. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepengurusan yang telah mendukung organisasi hingga sampai ke usianya yang kedua tahun.

“Di Universery yang ke dua ini, merupakan momen yang bahagia, dimana bertepatan di bulan Sawal, di hari ke 4 lebaran. Selain mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT, PDSI mantap juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung acara Universary dan acara bansos¬† santunan anak yatim piatu. Tak lupa saya,” Tuturnya.

Bongsu Akhir juga berharap, organisasi yang dipimpinnya ini, bisa berkembang dan bertahan sampai tahun – tahun yang akan datang.

“Organisasi ini dibentuk untuk wadah kita silaturrahmi, saling bertukar pikiran, dan saling bersinergi sesama driver. Tentunya kita bersama berharap, organisasi yang menjadi wadah persaudaraan driver di Sumatera Utara, berkembang dan bertahan sampai tahun tahun berikutnya. Intinya, kita harus solid dalam organisasi,”katanya.

Usai memberikan kata sambutan, acara di lanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak yatim/piatu sebanyak 60 orang.

“Ketika kita diberikan nikmat dari Allah SWT, jangan lupa kita juga bersyukur atas pemberianNya. Seperti, di Universary PDSI ini. Berbagi kepada anak – anak yatim/piatu merupakan wujudnya kita bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan,”ujar Pembina PDSI Sumut Martua Nasution.

Selain itu, Martua juga menyampaikan, organisasi PDSI merupakan wadahnya para driver untuk berkomunikasi antar driver. Untuk itu, di PDSI sendiri, dalam kacamatanya menganggap, organisasi tanpa memandang siapa dan apa status anggotanya.

“Kita ini sama, semua driver tanpa perbedaan baik itu ras suku dan agama. Kita sudah didalamnya (sebagian driver). Kita sudah di PDSI ini, jaga solidaritas sesama anggota, dan harus mesti seperti keluarga walau tak sedarah,”katanya.

Penulis: Rizal LubisEditor: Ricky Faerdinal