GmnI Sumut Desak Kapolri Evaluasi Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan
Bacaria.id, Medan – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GmnI) Sumatera Utara menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara.
Mereka meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang dinilai gagal menjalankan tugasnya.
Ketua DPD GmnI Sumut, Paulus PG, menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Irjen Pol Whisnu Hermawan, banyak kasus hukum yang tidak diproses secara optimal. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penanganan kasus narkoba serta berbagai kasus hukum lainnya yang dianggap mandek.
“Kami melihat ada banyak kasus yang seolah jalan di tempat. Penegakan hukum di Sumut semakin lemah, dan kami menduga ada permainan dalam pemberantasan narkoba serta kasus-kasus lainnya,” ujar Paulus dalam keterangannya, Senin (24/3).
Lebih lanjut, Paulus menilai bahwa Irjen Pol Whisnu Hermawan tidak menjalankan kebijakan Polri Presisi sebagaimana yang diinstruksikan oleh Kapolri. Oleh karena itu, ia meminta Kapolri segera mengevaluasi bahkan mencopot Kapolda Sumut untuk menjaga marwah Kepolisian di mata masyarakat.
“Kami meminta Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Sumut demi menjaga kredibilitas institusi Polri. Jika Kapolda tidak mampu bekerja dengan baik, maka itu akan mencoreng nama baik Kepolisian di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Sumut belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari GmnI Sumut.(Red)
